mmamangilo

Icon

Just another WordPress.com site

Cara Membasmi Virus Baru PDF


ditujukan untuk membasmi virusvirus baru, terutama virusvirus yang tidak terdeteksi oleh antivirus. Dan bagi Anda yang stres bila harus scan komputer berjam-jam guna menemukan dan membunuh virus, padahal dengan cara ini paling tidak 10 menit saja sudah beres. Ikuti tips dan trik kami berikut dibawah ini :

Bagi netter yang komputernya mudah terserang virus, mungkin panduan berikut di bawah ini bisa berguna. Secara teori cara ini bisa membunuh 90% yang beredar, hanya virus macro (word, excel) dan virus yang merusak file (extension EXE) yang susah dibersihkan dengan cara ini, walau bisa dicegah penularannya.

Memberantas virus dengan Command Windows Bila netter merasakan komputer ada gejala terserang virus/spyware, umumnya adanya indikasi tampilan aneh pada desktop, ataupun juga browser/program yang digunakan. Sebaiknya langsung menempuh langkah berikut ini:

1. Tahap Pertama, Matikan Virus di Memori
Caranya Tekan Ctrl + Alt + Del untuk menampilan Windows Task Manager –
Lalu ke bagian “Processes”, kemudian klik bagian “User
Name” untuk mengurutkan file yang diproses pada memori. Setelah itu,
lihat ada bagian yang mencurigakan atau tidak. Bila banyak yang di-loading
pada memori, sebaiknya dimatikan dahulu startup yang otomatis ter-loading
pada bagian bawah kanan (icon speaker dan jam). Matikan semua icon
tersebut dengan cara “quit” atau “exit” dari
programnya.

Loading virus ke memori biasanya berupa EXE file.
Langkah ini untuk mencegah virus untuk menyebar terlebih dahulu lewat
memori kita. Matikan semua file EXE yang loading di memori kita yang sudah
kita urutkan sebelumnya berdasarkan “User Name”. Perlu
diperhatikan : jangan mematikan file yang kategori(Image Name)
“System”, “Local Service”, dan “Network
Service”, karena bisa membuat sistem kita Hang atau Freeze.

2. Tahap Kedua, Non-aktifkan Virus di Startup
Untuk menon-aktifkan
virus supaya tidak terloading ke memori, kita harus membuangnya di
startup. Caranya kita bisa menggunakan perintah MSCONFIG, klik menu
Start>Run>msconfig – setelah itu akan tampil “System
Configuration Utility”. Lalu pilihlah “Startup”, dalam
kasus ini sebaiknya netter yang tidak mengerti mana yang loading virus
mana yang bukan, sebaiknya pilih “Disable All”. Nantinya netter
baru aktifkan kembali startup yang diinginkan kalau virus sudah bersih.

Bila netter yang mengerti file yang loading mana file yang
diperlukan, dan mana yang tidak, atau mana yang virus atau bukan,
sebaiknya membuang conteng (check box) pada kotak bagian kiri untuk yang
dicurigai sebagai virus. Cara ini akan menonaktifkan virus di startup
kita.

3. Tahap Ketiga, Hapus File Virus dari Komputer
Carilah dengan menggunakan fasilitas “search” pada WIndows,
klik menu Start>Search, lalu carilah file EXE virus (contoh: Wukil.exe)
yang sebelumnya loading di memori atau startup. File ini biasanya disimpan
oleh pembuatnya di bagian folder Windows atau System32 dari WIndows.
Setelah ditemukan, delete atau hapus file tersebut.

4. Tahap
Keempat, Hapus Virus dari System Registry
Tahap ini adalah tahap
terakhir. Kita harus menggunakan perintah REGEDIT untuk mengubah dan
men-delete virus dari registry kita. Pilihlah Start>Run>regedit –
lalu ke menu “Edit” pilihlah “Find” (atau tekan
Ctrl+F). Masukkan nama file virus yang ingin kita hapus (contoh:
Brontok.exe), lalu pilih “Find Next”. Apabila ditemukan file
virus, hapuslah semua registry yang memuat virus tersebut (berikut dengan
foldernya kalau ada).

Kemudian lanjutkan dengan menekan tombol
“F3″ atau di menu pilih “Edit” terus “Find
Next”. Biasanya file virus diletakkan pada beberapa tempat di
registry. Jadi pastikan netter menghapus semuanya sampai bersih, dalam
arti registry komputer bebas dari loading virus tersebut. Karena kalau
tidak pekerjaan ini akan sia-sia. Namun sebelumnya para netter sebaiknya
lebih berhati-hati didalam mengotak-atik regedit ini, minimal para netter
mengetahui dan mengerti hal-hal apa saja yang harus dan yang tidak harus
dihapus.

Memberantas virus dengan bantuan Program lain
Ada
beberapa tools yang sangat berguna bagi netter untuk mempermudah
pembasmian virus, antara lain:
~ AVG (versi terbaru) Free Edition –
Program antivirus gratis yang sangat powerful untuk mengatasi virus dari
luar negeri.

~ PCMAV – Program antivirus buatan PC Media ini
terbukti sangat ampuh untuk membasmi virusvirus lokal.

~
Hijack This – Sering kali virus mematikan hak akses kita terhadap
MSCONFIG, tujuannya agar kita tidak bisa menghapus file virus yang
ter-loading pada saat kita menyalakan komputer. Tools yang satu ini sangat
bagus sebagai pengganti command MSCONFIG. Selain itu program ini bisa
mendeteksi lebih mendetil seperti spyware yang inject di dalam browser
kita.

~ CProcess – Tools ini fungsinya seperti “Windows
Task Manager” (Ctrl + Alt +Del). Tools ini sangat bagus sekali untuk
mengenali mana yang virus atau bukan karena mengandung informasi detil
mengenai file yang terloading di memori. Seperti contoh file yang benar
(bukan virus) selalu tertulis nama perusahaan pembuatnya (contoh: Windows
buatan Microsoft Corp).

~ CCleaner – Tools yang satu ini selain
berguna untuk menggantikan command REGEDIT, juga bisa membersihkan virus
di registry secara otomatis. Selain itu CCleaner juga bisa mempercepat
akses komputer Anda dengan membersihkan semua sampah-sampah di dalam
registry.

Mencegah lebih baik daripada mengobati.
Pepatah ini ternyata berlaku juga di dunia komputer. Daripada
mengeluarkan biaya besar untuk mengobati komputer, lebih baik sedini
mungkin melakukan pengamanan yang dapat menjauhkan komputer Anda dari
serangan virus. Berikut Tips untuk menangkal serangan virus dan worm pada
komputer Anda:

1. Selalu lakukan Scan terhadap
disket/CD/FlashDisk yang masuk ke dalam PC Anda.
Meski nampaknya
sepele, tapi hal kecil ini akan membantu melindungi komputer Anda dari
virus yang ditularkan melalui perilaku tukar menukar disket/CD/FlashDisk.
Jika sebuah PC terinfeksi oleh virus, maka disket/FlashDisk yang
dimasukkan kedalamnya, kemungkinan besar akan terinfeksi juga. karena itu,
jangan sembarangan membuka disket/CD/FlashDisk milik teman pada komputer
Anda, sebelum disket/CD/FlashDisk itu lolos seleksi scandisk. Jika
ternyata program scandisk dapat mendeteksi keberadaan virus tetapi tidak
dapat menyembuhkannya, jangan memaksa untuk membuka file pada
disket/CD/FlashDisk tersebut. Hal ini juga bisa menjadi semacam warning
bagi Anda, agar Anda segera melengkapi komputer dengan program antivirus
yang sudah ter-update.

2. Lakukan scan terhadap harddisk Anda
secara berkala, misalnya disaat jam istirahat.
Sebagaimana balita
yang selalu diperiksa kesehatannya, PC Anda juga harus selalu dipantau
apakah masih sehat atau telah terinfeksi oleh virus. Kegiatan ini
bertujuan untuk mengurangi resiko gangguan yang diakibatkan oleh virus
selama proses kerja. Selain itu, juga memperkecil peluang terjadinya
kerusakan pada file.

4. Jangan sembarangan men-download
attachment.
Dewasa ini banyak jenis worm yang mengirimkan copy
dirinya dalam bentuk attachment e-mail. Karena itu jangan sembarang
membuka attachment jika alamat pengirim tidak Anda kenal. Bahkan meskipun
Anda mengenali alamat pengirim, jika tidak ada kesepakatan sebelumnya
bahwa orang tersebut akan mengirimkan e-mail berikut attachment, maka
sebaiknya Anda menghapus saja attachment tersebut. Tidak peduli betapapun
menariknya subjek attachment tersebut. Karena banyak pencipta worm,
memanfaatkan keingintahuan seseorang agar mau membuka attachment maut
tersebut. Misalnya virus Angelina Jolie dan worm Miss world yang dikatakan
memuat gambar bugil Angelina Jolie dan gambar Miss world dalam kostum
bikini.

5. Selektif dalam membuka e-mail.
Beberapa virus
dan worm menduplikasi dirinya dan mengirimkan copy tersebut pada seluruh
alamat e-mail yang tertera pada address book Microsoft Outlook Express
komputer yang diserangnya. Dengan demikian, si calon korban tidak akan
curiga dan dengan segera akan membuka e-mail beracun tersebut. Karena itu,
jika Anda menerima e-mail dari seseorang yang Anda kenal, tetapi dengan
subjek yang aneh sebaiknya langsung hapus saja e-mail itu. Kecuali Anda
berdua memang sudah membuat janji sebelumnya.

6. Selalu
meng-update program antivirus pada komputer Anda.
Terkadang, orang
yang masih awam dibidang komputer, merasa sudah aman jika sudah memasang
program Norton atau MacAffee. Anda salah! Program antivirus itu memiliki
masa kadaluarsa juga seperti makanan kaleng. Karena itu, Anda harus selalu
meng-update program antivirus Anda. karena program antivirus yang sudah
expired, tidak akan punya gigi lagi untuk menahan serangan virus pada
komputer Anda. Sebaiknya Anda selalu mengikuti perkembangan berita terbaru
tentang virus.
Selain memiliki masa kadaluarsa, program antivirus
ini juga selalu mengalami update sehubungan dengan virusvirus baru yang
terus di-release. Para ahli terus menerus melakukan pengembangan untuk
menandingi pencipta virus yang juga berlomba-lomba menciptakan virus yang
lebih ganas dari hari ke hari. Karena itu Anda harus rajin mengikuti
berita tentang perkembangan virus yang terbaru. Setelah itu, Anda dapat
mencari di internet perusahaan antivirus terbaru yang telah meng-update
produknya untuk mengantisipasi serangan virus baru tersebut. Banyak sekali
perusahaan software antivirus yang menyediakan fasilitas download gratis
melalui internet.

7. Bagi netter yang memilih Microsoft
Outlook untuk software email-nya, kami sarankan untuk mendownload
Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem komputer Anda.
Sebagaimana diketahui, tidak ada program software yang sempurna.
Maksudnya, pasti ada bug atau titik lemah di dalam software itu. demikian
juga halnya yang terjadi dengan aplikasi Microsoft Outlook Express. Karena
itu, dengan men-download Microsoft Outlook Security Patch ke dalam sistem
komputer Anda, berarti Anda telah menanggulangi bug yang ada pada program
ini. Berkat bantuan program kecil ini, kinerja dari “satpam”
Microsoft Outlook Express menjadi lebih maksimal dalam menjaga komputer
Anda, dari virus atau worm yang menyerang dengan memanfaatkan address book
Microsoft Outlook express.

8.Cukup banyak virus yang langsung
dieksekusi melalui fitur autorun ketika kita memasukkan flashdisk atau CD
ke komputer. Mengapa demikian? Mekanismenya sederhana
aja. Di dalam flashdisk, ada sebuah file bernama autorun.inf,
nah pada saat kita memasukkan flashdisk, windows akan langsung
mencari file ini, dan mengeksekusinya. Misalnya saja dalam file
autorun tersebut terdapat perintah mengeksekusi file msvb.vbs, yang
ternyata adalah virus, maka bisa ditebak apa yang akan terjadi
selanjutnya.
Untuk itu solusinya adalah dengan mematikan Autorun,
Caranya : kita buka Group Policy Editor. Masuk ke run > gpedit.msc >
User Configuration > Administrator Templates > System > Turn Off
Autoplay. Klik kanan > Properties > pilih Enable. kemudian pada Turn
off Autoplay pilih >All drivers. Maka nantinya fitur autoplay akan
dimatikan.

Download

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: